GALLERY KARYA

Keajaiban situs dan Nuansa Magis RIMBA CANDI

Situs Rimba Candi merupakan kawasan bersejarah yang menyimpan jejak peradaban masa lalu dalam lanskap alam yang masih relatif terjaga. Keberadaan situs ini menandai hubungan erat antara aktivitas spiritual, ruang alam, dan struktur sosial masyarakat pada masanya. Rimba Candi tidak hanya berdiri sebagai lokasi arkeologis, tetapi juga sebagai ruang budaya yang menyatukan sejarah, kepercayaan, dan lingkungan.

Tinggalan yang terdapat di Situs Rimba Candi menunjukkan indikasi aktivitas ritual dan keagamaan yang pernah berlangsung di kawasan tersebut. Penempatan struktur dan elemen situs yang menyatu dengan alam mencerminkan cara pandang masyarakat terhadap keselarasan antara manusia dan lingkungan. Hal ini menjadikan Rimba Candi penting tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga dari perspektif pemahaman kosmologi dan praktik budaya masa lalu.

Ke depan, Rimba Candi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pengetahuan dan edukasi budaya. Melalui pendokumentasian yang berkelanjutan dan penyajian narasi yang bertanggung jawab, situs ini dapat dihadirkan sebagai medium pembelajaran lintas disiplin, mulai dari sejarah dan arkeologi hingga kajian lingkungan dan budaya. Dengan demikian, Rimba Candi tidak hanya dipertahankan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga dimaknai sebagai bagian hidup dari warisan budaya yang terus relevan.

Mengenal Lebih Dekat RUMAH BATU

Rumah Batu merupakan salah satu peninggalan budaya yang mencerminkan cara hidup dan sistem nilai masyarakat Pasemah pada masa lalu. Dibangun dari susunan batu yang kokoh, rumah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang sosial yang merekam relasi manusia dengan lingkungan, tradisi, dan kepercayaan yang berkembang pada zamannya. Keberadaannya menjadi penanda penting dalam lanskap budaya Pasemah yang kaya akan tinggalan megalitik.

Secara arsitektural, Rumah Batu menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap material alam dan ketahanan struktur. Pemilihan batu sebagai bahan utama merepresentasikan adaptasi terhadap kondisi geografis serta kebutuhan akan bangunan yang tahan terhadap waktu. Setiap susunan dan bentuknya menyiratkan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, menjadikan Rumah Batu sebagai sumber informasi berharga tentang teknologi tradisional dan tata ruang masa lalu.

GALLERY

Kumpulan Karya Dan dokumentasi Perjalanan.